Petualang Tak Kenal Lelah


Hi travelers, lama kita tak saling sapa. Cuap tentang perjalanan dan petualangan. Entah mencari serpihan hikmah, atau sekedar pelepas lelah dan penat. 

Kali ini, saya ingin berbagi 5 tips sederhana bagaimana menghemat baterai ponsel saat sedang melakukan traveling. “Hidup itu makin sederhana,” kata teman saya “asalkan ada colokan dan sinyal hape”. 

Herewith, 5 tips untuk kamu-kamu yang doyan berpergian dan ingin tetap eksis.


1. Matikan data atau hapenya sekalian, saat sedang berkendara. Kenapa?

Saat berkendara, kamu (dan otomatis hape-mu) akan berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain. It means, BTS (tower penyedia layanan/sinyal) yang menghubungkanmu dengan jaringan telekomunikasi akan berganti-ganti. Dari satu BTS ke BTS yang lain. Proses handover antar BTS yang melayanimu ini menghabiskan energi (yang diambil dari baterai hape) yang sangat besar. 

Adaikan, jarak Jakarta-Bekasi adalah 10 km, dan satu BTS hanya mengkover sejauh radius 0.5 km, berarti 20 kali hape kita berganti BTS yang melayani. Banyak bukan energi yang terbuang?

Ini sama seperti konsep move on. Dari satu hati ke hati yang lain. Butuh energi yang besar untuk handover. Apalagi kalo yang terjadi adalah hard handover. Diputus tiba-tiba sebelum menemukan pengganti yang baru. Dan kalian akhirnya tahu kan, bagaimana hebat dan dahsyatnya energi handover seorang buaya.


2. Matikan data, gunakan mode airplane, atau matikan hape sekalian, saat berada di remote area . Kenapa?

Saat berada di remote area, logika nya sinyal itu langka. Lah wong, penduduk aja jarang-jarang. Nah, proses mencari jaringan itu butuh energi yang sangat besar. Dan lagi-lagi, sumber energi yang dipakai adalah dari baterai. Dan (maaf) sialnya, tidak ada jaringan operator yang kamu pakai. Maka, hape akan mencari jaringan dari operator yang dipakai dan terus mencari. Sampai dapat! Duh, habis itu baterai.

Bro, ye kan bro. Ane kasih tau ya. Ketimbang energi habis buat nyari sinyal hape yang susahnya naudzubillah, mending buat nyari jodoh deh bro. Meskipun kata temen, “jodoh itu nggak usah dicari, tapi diperjuangin.” ya seenggaknya ada ikhtiarnya lah. Meskipun sedikit.


3. Jangan meletakkan dua atau lebih hape/gadget di tempat yang sama. Kenapa?

Hape dan gadget itu barang elektronis. Dan tidak ada barang elektronis yang efisiensinya sama dengan 100%. Artinya, ada energi yang terbuang percuma. Dan energi percuma ini dibuang dalam bentuk panas.

So, menempatkan dua/lebih hape di satu tempat itu menyebabkan ada dua benda yang sama-sama mengeluarkan panas. Ini menyebabkan suhu di tempat tersebut makin panas. Dan suhu yang makin panas ini menyebabkan baterai hilang fokus, halah. Intinya, bikin baterai jadi tambah cepat drop. 

Yang sering kita lakukan adalah menaruh hape yang di-charge pakai powerbank di saku. Hape mengeluarkan panas, power bank mengeluarkan panas. Ini membuat baterai malah cepat drop. Lebih baik taruh hape di saku kanan, power bank di saku kiri. Dan biarkan saja kabelnya ngelewer-ngelewer.

Hikmahnya, jangan taruh atau letakkan dua/lebih benda atau sesuatu yang berpotensi mengeluarkan panas di satu tempat yang sama. Bedakan tempatnya. Karena akan berpotensi merusak. Dan wanita pujaan hati itu adalah contoh sesuatu yang berpotensi mengeluarkan panas. If u know what I mean.  


4. Matikan atau disable sementara aplikasi yang always on. Kenapa?

Kalau hape jaman dulu, baterai habis buat nelp, hape jaman sekarang habis untuk melayanai aplikasi yang always on, misal BBM, Line, FB dkk. Dan aplikasi yang always on dan selalu siaga (kayak suami siaga aja) ini lah yang menghabiskan baterai. Karena, dia selalu aktif menanti pesan/layanan/info yang masuk ke hape.

Yaelah bro, mending dimatiin aja aplikasi itu sementara waktu. Toh, emang mau BBM-an sama siapa sih? Kan bujang, makanya kamu jalan-jalan.


5. Jangan percaya pada GPS dan Google Maps. Kenapa?

Google maps dan GPS itu adalah aplikasi yang menyedot energi sangat besar. Cepat sekali menghabiskan baterai. Jika Anda sedang berpergian dan mulai merasa hilang arah, anda pasti butuh petunjuk. Dan sayangnya, google maps memberikan petunjuk jalan tercepat menuju lokasi yang dituju. Jalan tercepat bukan berarti jalan yang umum dilalui. Bisa jadi, google maps menunjukkan jalan berupa gang, jalan kampung, lewat hutan, kuburan, dan sarang penyamun. Yang penting paling cepat sampai. Dan ini malah membuat kita makin ragu, benar nggak ya jalannya. Mending, tanya orang saja. Paling ya kecele dikit terutama masalah jarak. Mereka bilang 1 kilo, tapi ternyata jauhnya 10 kilo lebih.

Itu namanya aplikasi. Dan aplikasi banyak salahnya. Manusia juga banyak salahnya. Maka, bergatung dan percaya seratus persen pada makhluk adalah sebuah kesalahan. Percayakanlah pada Allah saja. Titipkan kepercayaan, harapan, dan ci(n)ta hanya padaNya. Fa’alaiHi tawakkalna.

***
Itu, 5 tips sederhana dari saya yang banyak khilaf dan bercandanya.
Semoga menikmati perjalanannya. Dan semoga ada yang nyantol.

Tags:
Sepatu merupakan salah satu kebutuhan saat traveling. Sepatu melindungi kaki dan membuat Anda nyaman untuk melangkah. Tapi setelah traveling, baiknya Anda langsung membersihkan sepatu agar tetap terawat dan tak cepat rusak. Berikut tipsnya.

Bagi sebagian traveler, sepatu mungkin sudah menjadi kebutuhan utama saat jalan-jalan. Meski demikian, baiknya Anda juga langsung membersihkan sepatu setelah traveling. Jika dibiarkan terlalu lama, kotoran yang menempel pada sepatu dapat membuat bahannya rusak dan tak enak dilihat.

Jika Anda memakai sepatu dengan model tali, maka bukalah tali sepatu tersebut. Pisahkan talinya dari sepatu dan cucilah sampai bersih. Lalu setelah itu, keluarkan footbed atau alas kaki dari bagian dalam sepatu. Lantas, keluarkan benda-benda yang ada menyangkut di dalamnya seperti pasir pantai atau batu krikil.

Kemudian, bilaslah dan bersihkan kotoran yang masih melekat. Ingat, gunakan sikat dengan tekstur kasar untuk membersihkan bagian bawah atau outsole sepatu. Hal ini agar kotoran cepat dapat terangkar.

Setelah itu, gunakan sikat dengan tekstur halus untuk mebersihkan bagian dalam sepatu Anda. Sikat dengan tekstur halus tersebut dapat menjaga bahan sepatu Anda agar tidak cepat rusak. Selain itu, gunakan juga sikat gigi untuk membersihkan sela pada bagian sepatu yang sulit dijangkau.

Jangan lupa untuk gunakan bahan atau cairan yang lembut untuk membersihkan bagian textile (goretex) sepatu. Untuk cairan, Anda bisa menggunakan beberapa produk perawatan seperti Nixwax.

Lalu, bilas dengan air sampai tidak ada busa yang tertinggal di sepatu. Setelah itu, keringkan sepatu dalam kondiri tergantung atau vertikal. Agar air dan busa yang masih menempel dapat keluar. Sebaiknya, jangan menjemur sepatu di bawah sinar matahari. Sepatu Ada cukup diletakan di tempat yang terbuka dan berangin.


kendorkan tali sepatu dan keluarkan footbed/alas sepatu

gunakan sikat bertekstur kasar untuk bagian outsole dan sikat bertekstur halus untuk bagian textile/linenbersihkan dengan air yang mengalir

bersihkan dengan air yang mengalir

bilas sampai bersih pastikan tidak meninggalkan busa

Tags:
Enak banget ya bisa liburan, pergi dari kepenatan kerja dan hiruk pikuk Ibu Kota. Sejatinya sih kalau abis liburan kamu harus jadi orang yang baru. Kamu kayak terlahir kembali, karena energi kamu kecas pas liburan. Cuma faktanya abis liburan orang cendrung ngerasain beberapa hal yang kurang ngenakin kayak berikut ini :

1. Capek

Kalau kamu pikir liburan itu bisa bikin badan kamu kembali segar, maka kamu salah. Ya mungkin pas liburan badan kamu jadi bugar lagi karena kesenangan ngeliat hal-hal baru selain pekerjaan. Tapi begitu selesai liburan, ya balik lagi deh tuh badan remuk. Belum lagi kalau kamu liburannya ke tempat yang jauh, dimana kemungkinan jetlag akan sangat tinggi. Saran MBDC sih kalau kamu liburan, waktu pulangnya itu jangan sehari sebelum masuk kantor atau sekolah. Jadi kasih waktu sehari dua hari buat kamu istirahat gitu deh di rumah, tanpa ngelakuin apa-apa.

2. Baju Kotor

Gak ada yang lebih nyebelin setelah pulang liburan selain baju kotor. Banyaknya tumpukan baju kotor akan berbanding lurus dengan lamanya kamu berlibur. Apa yang harus dilakukan sama baju-baju kotor tesebut sih sebenernya? Ya dicuci lah. Tapi masalahnya kamu pasti males banget buat ngeluarin baju tersebut dari koper atau tas. "Besok aja deh dikeluarinnya". Kebesokan hari,"Duh, masih males nih, besok aja lah sekalian taro laundry". Sebulan kemudian pas koper atau tas mau dipake lagi,"Astaga ini baju siapa sih yang ada di tas/koper gue?"

3. Kerjaan Numpuk

Ingat, saat kamu berlibur hal-hal lain itu berjalan seperti apa adanya. Nah kalau kamu nih liburannya ambil cuti yang lumayan panjang, jangan kamu kira pekerjaan kamu bisa selesai dengan sendirinya. Jadi pas selesai liburan, yang harus kamu hadapin adalah pekerjaan yang numpuk. Oh iya, ini juga harus ditambah PR kamu dengan baju kotor.

4. Di Rumah Gak Ada Makanan

Kalau kamu liburannya sama keluarga besar gitu, maka hal yang paling gak enakin pas sampe rumah setelah liburan adalah kenyataan kalau di rumah gak ada makanan. Lantas apa yang harus kamu lakukan? Ya gampang aja sih sebenenrya, kamu tinggal angkat telepon kemudian delivery, selesai deh perkara. Iya sih, tapi coba cek dulu dompet kamu, ada duitnya gak?

5. Duit Abis

Biasanya orang itu kalau liburan suka gak mikirin hari-hari ke depan yang akan datang. Makanya dipake deh tuh duit sampe ludes pas liburan. Jadi pas kamu pulang dari liburan, hal ngesellin yang mungkin terjadi adalah duit kamu abis, yang berarti kamu harus ngirit-ngirit makan di hari-hari berikutnya. Ya kalau beneran gak ada duit sama sekali, kamu masih bisa lah makan promag.

6. Menghadapai Kenyataan Kalau Besok Harus Kerja Lagi

Nah ini dia yang paling gak enakin. Kamu masih euforia dengan liburan yang udah kamu lewatin. Kamu masih ingat gimana suasananya, dan kamu masih bisa merasakan keceriannya, tapi begitu kamu sadar besok kamu harus kembali masuk kerja, maka hancur lah semua kenangan liburan kamu.


Tags:

Mendaki gunung seperti kegiatan petualangan lainnya merupakan sebuah aktivitas olahraga berat. Kegiatan itu memerlukan kondisi fisik pendaki yang prima. Bedanya dengan olahraga yang lain, mendaki gunung dilakukan di tengah alam terbuka yang liar, sebuah lingkungan yang sesungguhnya bukan habitat manusia.

Pendaki yang baik sadar adanya bahaya yang bakal menghadang misalnya saja gunung memiliki suhu udara yang lebih dingin, hembusan angin yang membekukan, kondisi hujan tanpa tempat berteduh, kecuraman permukaan yang dapat menyebabkan orang tergelincir serta risiko jatuhnya batu-batuan. Sifat bahaya tersebut tidak dapat diubah manusia.

Hanya saja, sering kali pendaki pemula menganggap mendaki gunung sebagai rekreasi biasa. Apalagi untuk gunung-gunung populer dan cenderung “mudah” didaki, seperti Gede, Merapi atau Salak. Akibatnya, mereka lalai dengan persiapan fisik maupun perlengkapan pendakian.

Berikut persiapan yang harus diketahui bagi pendaki pemula : 

1. Persiapkan mental dan fisik

Siapkan mental dan pastikan benar-benar yakin untuk mendaki gunung sehingga tidak ada beban ketika melakukannya. Seorang pendaki gunung harus tabah dalam menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan di alam terbuka. Tidak mudah putus asa dan berani, dalam arti kata sanggup menghadapi tantangan dan mengatasinya secara bijaksana dan juga berani mengakui keterbatasan kemampuan yang dimiliki.
Selain mental, fisik harus sangat diperhatikan. Baik pendakian di ketinggian 2.000-3.000 meter atau di atas 4.000 meter, aturannya sama. Yakni, pendaki harus berlatih fisik tiga bulan sebelum pendakian. Latihan kekuatan dan daya tahan menjadi fokus utamanya. Namun memang intensitas latihan untuk pendakian dengan ketinggian di bawah 3.000 meter tipikal Gunung Gede, tidak sama dengan pendakian gunung dengan ketinggian di atas 4.000 meter.

2. Informasi kondisi gunung yang akan didaki

Kumpulkan informasi sebanyak mungkin seputar gunung yang akan didaki. Hal ini membantu mengetahui medan yang akan ditempuh nantinya. Informasi bisa didapatkan dengan membaca, browsing, atau langsung menanyakannya pada ahlinya langsung. Semakin banyak informasi yang diperoleh, semakin siap juga untuk melakukan pendakian.

3. Peralatan pendakian

Membawa alat navigasi berupa peta lokasi pendakian, peta, altimeter (Alat pengukur ketinggian suatu tempat dari permukaan laut) atau kompas. Untuk itu, seorang pendaki harus paham bagaimana membaca peta dan melakukan orientasi. Jangan sekali-sekali mendaki bila dalam rombongan tidak ada yang berpengalaman mendaki dan berpengetahuan mendalam tentang navigasi.

4. Peralatan pribadi

Bawalah peralatan pendakian yang sesuai. Misalnya jaket anti air atau ponco, pisahkan pakaian untuk berkemah yang selalu harus kering dengan baju perjalanan, sepatu karet atau boot (jangan bersendal), senter dan baterai secukupnya, tenda, kantung tidur dan matras.
Pastikan membawa kantung plastik di dalam backpack. Dalam perjalanan, kantung ini berfungsi untuk menyimpan sampah, pakaian basah, serta memisahkan baju bersih dengan yang kotor. Biasanya beban barang yang dibawa sepertiga dari berat tubuh pendaki, antara 15-20 kilogram.

5. Logistik

Hitunglah lama perjalanan untuk menyesuaikan kebutuhan logistik. Berapa banyak harus membawa beras, bahan bakar, lauk pauk, dan piring serta gelas. Bawa wadah air yang harus selalu terisi sepanjang perjalanan.
Siapkan makanan dan air ekstra. Tujuannya untuk mengantisipasi cuaca buruk yang menyebabkan waktu pendakian molor.

6. Bawa obat-obatan pribadi

Jangan lupa untuk membawa obat-obatan pribadi. Jangan sampai penyakit kambuh dan lupa membawa obat-obatan tersebut karena hanya akan membahayakan diri sendiri.

7. Kenali kemampuan fisik

Pahamilah kondisi badan, karena hanya diri yang mengerti sejauh mana kemampuan dalam melakukan sesuatu. Jangan memaksakan suatu hal ketika merasa tidak sanggup untuk menyelesaikannya, dalam hal ini adalah mendaki gunung. Hal tersebut sangatlah diperlukan karena dalam mendaki gunung membutuhkan tenaga yang besar dan keyakinan yang kuat.
Ukurlah kemampuan diri. Bila tidak sanggup meneruskan perjalanan, jangan ragu untuk kembali pulang.

8. Mulailah mendaki gunung dengan ketinggian rendah

Mendaki gunung bukanlah persoalan mudah. Maka, sebagai pemula sebaiknya memulai dari yang rendah lebih dahulu. Jadi, untuk kedepannya kita akan lebih mengerti medan yang akan kita tempuh.

9. Etika dan Peraturan Pendakian

Harus kita sadari sepenuhnya bahwa seorang pendaki gunung adalah bagian dari masyarakat yang memiliki kaidah-kaidah dan hukum-hukum yang berlaku yang harus kita pegang dengan teguh. Mendaki gunung tanpa memikirkan keselamatan diri bukanlah sikap yang terpuji, selain itu kita juga harus menghargai sikap dan pendapat masyarakat tentang kegiatan mendaki gunung yang selama ini kita lakukan.
Jangan pernah sekalipun menyepelekan peraturan. Sedikit saja kita berulah ketika mendaki gunung, maka kita akan menerima akibatnya. Banyak pantangan ketika kita akan mendaki gunung, jika melanggarnya maka akan berujung pada petaka.

10. Perijinan

Sebelum berangkat, ada baiknya memberitahukan keluarga atau orang terdekat mengenai rencana pendakian serta gunung tujuan. Jangan lupa untuk menyiapkan identitas diri untuk perijinan ketika ingin mendaki.



Bulan mei 2015 ini seorang mahasiswa Atmajaya jogja jurusan Teknologi Industri Program Studi Teknik Informatika terpeleset jatuh ke Kawah Merapi. Seorang gadis bernama agnes fahriana menuliskan cerita kedekatanya dengan korban yang bernama Erri Yunanto.

Seperti apakah sosok dibalik Erri Yunanto, berikut ini mimin kutip postingan dari instagram mbak agnes fahriana.

Hai, dunia. Hai, alam. Salam lestari. Itu yang biasa kamu katakan.
Erri Yunanto, pria 20 tahun yg akan menjadi 21 tahun tanggal 16 juni esok adalah pria yang baru saja ku kenal kurang lebih 2 bulan yg lalu. Hanya berawal dari “Samlekom” yang ternyata memang sapaan khas dari nya untuk seseorang yg ingin ia ajak kenalan.
2 bulan waktu yg singkat tentunya untuk masa dekat, tapi ia seorang pria hebat saya akui, hanya dalam beberapa minggu saya bisa memberi hati saya.
Apa senjatanya? Humoris, supel dan perhatian. Iya 3 itu yang bisa membuat saya terus berbagi cerita tentang ia ke teman2 saya. Membanggakannya.
Kalimat-kalimat seperti
“Dek, udah makan?””jangan makan dulu””nanti makan sama abang aja ya” yg langsung saja saya jawab “ya” dan agak lama kemudian dia kembali mengirim pesan “dek abang di depan” saya turun, dan saat itu hujan sedang deras, cukup jauh perjalanan yg ia tempuh (godean-seturan) dia duduk di atas motor dengan mantel hujannya, “malam ini kita main barongsai-barongsai-an dulu yo, kamu jangan sampe kena ujan, sembunyi yg bener di mantel” kalimat yg dia sampaikan dengan logat khasnya, simpel, lucu, dan berhasil membuat saya bahagia. Dan kami pun pergi hanya untuk menemani saya makan dan ia kembali pulang. 
Masih sangat banyak sekali hal-hal ajaib, konyol dan absurd yg ia lakukan saat bersama saya. Hal-hal yg sangat berkesan dalam 2 bulan dekatnya kami. Akan terlalu banyak apabila diceritakan. Termasuk janji-janji seabreknya untuk mengajak saya ke tempat-tempat kuliner andalannya. Terutama ke tempat soto, salah satu makanan favoritnya. Yang tentunya sampai saat ini belum terjadi… Saya orang yg bodoh saya rasa sampai-sampai tiba saat kami saling sibuk kuliah dan tak lagi intensif menyapa. Hanya sekedar bertanya keperluan yg kami lakukan. Kebetulan ia mau mencoba PKL di perusahaan tempat bapak saya bekerja, sehingga dia hanya sekedar bertanya tentang hal itu. Dan saya hanya sekedar bertanya tentang menu favorit apa yg ada di restoran tempat ia pernah part time dulu. Part time yg ia jalani agar mendapat upah yg ia jadikan sebagai pembekalan untuk menikmati indahnya lombok dan menembus ketinggian rinjani, begitu ceritanya dulu. 
“Ini aku mau cari part time lagi, ada rencana mau ke NTT nanti.” “Yoo ayolah kita ke karimun jawa dek” “kamu harus liat raja ampat sama aku nanti dek!” “Iyo katane derawan apik yo, ke sana lah aku nanti” “Kalo kamu mau ajak aku, ajak kalo nggak ke pantai, kita ke gunung, langsung cabut dek!” “Ini ada rencana mau ke merapi”
Pecinta alam. Luar biasa dalam hati saya, yg juga seorang yg mencintai travelling walau tak se-kece dia, memujamuji kecintaannya terhadap alam ciptaan Allah swt. Bertambah lah satu kelebihannya. 

Kamis, 14 Mei 2015
Chat terakhir kami.
“Dek tempat kerja papamu kemaren PT apa?
“PT Bad*** NG* bang”
“okedeh maacih” *emote sandra dewi kedip mata*
*emote kodok bilang yeah*
Sabtu, 16 Mei 2015
Pukul 01.45 wib dini hari
Saya membuka akun path saya, melihat-lihat momen-momen yang ada, terdapat satu momen yg sangat menarik untuk saya. Momen yg di share oleh akun bernama Erri Yunanto. Momen ia berfoto dengan kedua temannya, dengan posisi ia ditengah, ‘sebelum mendaki boleh selfie 󾮔🏻’ begitu captionnya.
Saya save foto itu, saya kirimkan foto itu ke teman dekat saya dengan diikuti chat “kangen bgt sama yg ditengah”
“Chat sudah” balasnya
“Gamau”
“Lah kenapa?”
“Aku maunya ketemu errinya”
———–
Minggu, 17 Mei 2015
11.00 wib
Makin kangen, kangen bgt. Entah. Belum pernah saya merasakan kangen seperti ini. Saya ceritakan kembali keresahan saya kepada teman dekat saya.
Sampai akhirnya saya ingin mencoba untuk memulai chat: “Kak” itu tulis saya (11.38 wib) 
Saya dan teman saya pergi untuk membuat tugas dikos teman sekelas kami 

12.30 wib 
“Ih kok yudi(salah satu nama teman di line saya) ng-like post ada erri nya?!” *saya baca isi postnya* 
Menangis. Iya itu yg saya lakukan seketika. Sangat kaget dan sedih sekali saat membacanya. Panik. Suasana rusak.
Tertulis di sana erri terjatuh terpeleset dari puncak garuda merapi ke arah kawah pada pukul 11.00 wib, sabtu 16/5. Sudah sehari dan saya baru tau sekarang, saya bodoh. 
Seharian saya menangis. Mata saya sudah sembab tidak karuan. Penyesalan datang. “Kenapa ga saya chat aja, knp harus gamau, knp harus gengsi ajak jalan duluan, knp pas dia blg mau serius tapi saya kira becanda karena sifatnya yg keterlewatan humoris padahal saya memiliki banyak rasa pada nya, knp knp knp knp knp” banyak yg saya pertanyakan dan saya persalahkan pada diri saya. Saya sadar ini tidak menyelesaikan masalah. Dimana-mana sudah mengucapkan rasa belasungkawa yg membuat saya cukup kesal karena saya tau bahwa raga pria petualang yg saya sayangi saja belum bisa dievakuasi. 
Saya hanya bisa berdoa. Dan menangis.
Erri Yunanto, pria yg sempat memberikan hari-hari yg indah luar biasa sekarang sudah memiliki tempat kekal disisiNya. Kecintaannya terhadap alam membuatnya amat dicintai pula oleh alam sehingga nyawanya dipeluk erat oleh alam. Puncak garuda yg ia impikan akan menjadi puncak terakhirnya di dunia. Kini saatnya ia menyentuh puncak akherat. Puncak syurga. Puncak dari segala puncak. Itu puncak terindah bang, abang harus kesana, lalu ceritakan kembali ke adek. Atau kapan-kapan ajak adek kesana bang? 
Aku mewakili orang banyak bang, ingin mengucapkan terimakasih banyak karena telah memberikan pelajaran hidup. Bahwa alam yang indah ini dapat menjadi ancaman. Memberikan pelajaran bahwa selalu berhati-hati dalam bertindak. Alam ada untuk dilestarikan bukan sekedar untuk diabadikan. 
Dan terimakasih Erri Yunanto yg saya sayangi. Di pertemuan singkat kita di akhir hayat mu ini kamu sudah memberikan banyak sekali pengalaman dan pembelajaran yg membuat aku tidak bisa lupa.
Jangan pernah ragu untuk menyayangi, mengasihi dan mencintai. Karena kesempatan tidak akan berulang. Penyesalan memang datang belakangan.
Jangan pernah lagi menyia-nyiakan rasa sayang yg diberikan, karena kita tidak akan pernah tau kapan sayang itu akan hilang, entah rasa nya atau pun orangnya. Seperti kita bang.
Cintai apa yang kamu miliki, sebelum cinta itu mengajarimu apa arti kehilangan. 
Terlalu banyak kita saling mengutarakan janji yang tidak sempat untuk saling ditepati. Terlalu banyak rencana kita untuk pergi yg sekarang sekedar menjadi mimpi. Astagfirullah. Kangen. 
Mungkin kita dipertemukan memang sekedar untuk saling berbagi tawa, canda dan pelajaran hidup. Ya bang?
Innalillahi wa innailaihi rojiun. Selamat jalan kakak, abang, sayang, selamat menempuh perjalanan terjauhmu. Semoga Allah memberikanmu alam-alam indah di sana yg jauh lebih indah dari alam di dunia yg hanya sementara ini ya, bang. 
Agnes kangen dan sayang Erri Yunanto. See you dan…salam lestari

Sumber 
Gam Lagoon, miniatur Wayag

Siapa bilang ke Raja Ampat di Papua Barat harus mahal? Buktinya, dengan meminimalisir biaya penginapan dan lainnya, Anda tidak perlu menghabiskan puluhan juta rupiah. Inilah kisah perjalanan hemat ke Raja Ampat.

Raja Ampat merupakan destinasi wisata yang diminati untuk dikunjungi turis mancanegara dan wisatawan lokal. Namun, faktor lokasi yang jauh di bagian timur Indonesia, serta kendala biaya yang di nilai begitu mahal, menjadi salah satu faktor yang membatasi minat untuk traveling ke sana.

Umumnya, para travel agen yang melayani destinasi Raja Ampat mematok tarif sekitar mulai dari Rp 5,5 juta (untuk minimal 20 orang) sampai Rp 14,5 juta (untuk minimal 2 orang), untuk perjalanan 4 hari 3 malam. Aktivitas yang nantinya biasa dilakukan adalah melihat pemandangan batu karang, snorkeling, bird watching, dan mengunjungi desa wisata, biaya tersebut sudah termasuk makan.

Tapi, biaya tersebut di luar biaya tiket untuk sampai ke Sorong dan biaya pin masuk kawasan Raja Ampat yang sebesar Rp 250.000 per orang. Salah satu faktor mahalnya biaya wisata ke Raja Ampat adalah akibat tingginya harga BBM yang mencapai Rp 10.000 liter.

Wilayah Raja Ampat terdiri dari 4 pulau besar, yaitu Waigeo, Missool, Batanta dan Salawati, serta lebih dari 600 pulau-pulau kecil. Oleh sebab itu, diperlukan biaya transportasi yang tinggi untuk mendatangi setiap pulaunya.

kawasan pantai Kri Eco Resort, sederhana bertarif Euro

Selain itu, beberapa resor terkenal yang ada di Raja Ampat umumnya memasang tarif menginap yang cukup tinggi dengan bayaran dalam dolar. sebagian besar turis yang datang menginap berasal dari Eropa, jadi sangat wajar bila mereka memasang tarif yang tinggi.

Namun, kita pun bisa berhemat untuk traveling di Raja Ampat dengan memilih penginapan. Artinya, menginap tidak harus di resor-resor milik warga negara asing, tapi ada baiknya Anda menginap di rumah penduduk atau homestay. Desa-desa wisata seperti Yenbuba, Sawinggrai, Arborek dan lainnya, memiliki homestay untuk para pengunjung.

Saat itu, saya datang dengan istri untuk traveling hemat selama 4 hari 3 malam di Raja Ampat. Ketika traveling ke Raja Ampat, kami memilih menginap langsung di Pulau Mansuar Kecil atau yang lebih dikenal dengan nama Kri Island.

Kami menginap di Koranu Fyak Home stay yang dikelola oleh keluarga Ruben Sauyai. Keluarga Ruben menyediakan 5 pondok sederhana, terbuat dari daun nipah dan pandan dengan ukuran pondok 4m x 5m. Dalam setiap pondok tersedia ranjang kayu, tilam tipis, dan bantal serta kelambu, yang masing-masing dapat menampung 2 orang.

Masing-masing pondok saling terpisah sekitar 5 meter. Sedangkan di depan pondok, berjarak 15 meter, terhampar pantai berpasir putih dengan pemandangan laut lepas ke arah Pulau Gam yang berbukit-bukit hijau.

Kri Island jaraknya dekat dengan Kota Waisai, ibukota Kabupaten Raja Ampat, sekitar 30 menit saja dengan speedboat. Kri Island juga memiliki akses yang mudah dengan pulau sekitar. Asyiknya lagi, pulau ini tidak memiliki pemukiman penduduk, sehingga sangat nyaman dan tenang.

Di sepanjang sisi utara pulau, ada Kri Eco Resort dan Sarido Beach Resort milik seorang warga Belanda. Juga ada Yenkoranu Home stay, Koranu Fyak Home stay, serta Mangkur Kudun Home Stay milik warga lokal.

Koranu Fyak Homestay mengenakan tarif menginap Rp 250.000 per orang per malam, termasuk 3 kali makan serta tersedia kopi atau teh selama 24 jam. Di sini juga tersedia transportasi untuk jemput dan antar dari dan ke Waisai, penyewaan peralatan dan panduan diving, snorkeling, bird waching, treking, berkunjung ke pulau karang (Gam Lagoon, Wayag, Kabui), dan mengunjungi desa wisata. Tarif untuk kamar dan aktivitas lainnya dari beberapa home stay yang ada di sekitar pulau Kri dapat di lihat di website bersama mereka,

Aktivitas yang kami lakukan selama 4 hari 3 malam adalah berjalan kaki menyusuri hamparan pasir pantai, snorkeling di Manta point, Arborek, dan Sawing Rai, melihat pemandangan gugusan pulau karang di Gam Lagoon, melihat burung cendrawasih, bertualang di hutan anggrek, berkunjung ke Desa Wisata Arborek, Yenbuba dan Sawing Rai. Serta, diving dua kali di Pulau Mansuar Besar.

Adapun biaya yang harus kami keluarkan selama akomodasi tersebut sekitar Rp 2.750.000. Biaya itu meliputi sewa kamar sebesar Rp 750.000 (3 malam) dan biaya antar jemput Rp 350.000 per orang (PP).

Dermaga Desa Wisata Arborek - Raja Ampat.

Kemudian, biaya lainnya yang dikenakan terkait dengan kegiatan yang dilakukan pada hari berikutnya. Hari pertama tiba di lokasi pukul 5 sore, aktivitas yang dilakukan hanya sekedar menikmati pantai pulau Kri sekalian menyonsong Sunset.

Sedangkan tur hari kedua (mulai pagi jam 08.00-16.00 WITA) meliputi snorkeling ke Manta Point dan dermaga Desa Arborek dan dermaga Sawing Rai, dikenakan tarif Rp. 300.000. Untuk melihat burung cendrawasih dan menjelajahi hutan anggrek sekitar Rp 150 ribu. Sedangkan ke desa-desa wisata dan ke Gam Lagoon juga dikenakan biaya Rp 300.000.

Selanjutnya, pada hari ketiga (mulai pagi jam 08.00-17.00 WITA) melakukan diving pada 2 titik penyelaman di sekitar Pulau Mansuar Besar. Biayanya sekitar Rp 900 ribu untuk 2 kali diving dan juga snorkeling.

Kami snorkeling sepuasnya di depan homestay Koranu Fyak Home Stay, serta aktivitas keliling Kri Island. Dan hari Keempat, pagi-pagi sekali kami menikmati sunrise dan menjelang siang diantar pulang ke Waisai.

Bila aktivitas traveling tidak memasukan kegiatan diving, maka biaya akan terpangkas menjadi Rp 1.850.000. Baiknya, diving dapat diganti dengan snorkeling sepuasnya di depan Kurano Fyak Home stay, karena di kawasan tersebut kita dapat melihat beragam biota laut, terumbu karang, serta ikan aneka warna.

Anda juga dapat melakukan aktivitas treking di sekitar hutan sepanjang pantai. Anda bisa melihat aneka satwa burung dan anggrek alam yang menempel di tebing dan pohon. Untuk diketahui, bahwa Kri island adalah pulau yang sunyi, tidak ada perkampungan di pulau tersebut, juga tidak ada tersedia kios-kios untuk menjual keperluan sehari-hari.

Desa wisata Yenbuba - Mansuar, Besar Raja Ampat

Agar traveling nyaman, kami sarankan untuk membawa bekal tambahan seperti kopi atau cokelat, roti atau kue-kue kering untuk selingan, 2-3 botol air mineral (bila kosong bisa diisi dari dapur home stay). Selain itu, jangan lupa membawa senter kecil karena nyala genset hanya mulai dari 18.00-22.00 WIT, lotion anti nyamuk, peralatan mandi, handuk, topi, dan kacamata UV.

Jangan lupa membawa sunblock, suncreen dan kaos yang nyaman untuk menahan cuaca pantai yang panas. Lebih asik juga, bila Anda membawa kamera underwater untuk merekam keindahan pesona bawah laut sekitar Kri island. Nah, sekarang jangan ragu ke Raja Ampat untuk traveling hemat dan nyaman!

Tags:


Hijab di Indonesia saat ini sudah menjadi tren tersendiri bagi para muslimah. Bahkan dengan aneka gaya berhijab, para muslimah di Indonesia kini bisa berkreasi dan mengikuti perkembangan dunia fashion.  Nggak heran kalau Indonesia termasuk negara yang menjadi trend setter hijab fashion di dunia. Karena banyaknya wwanita yang berhijab, maka banyak produk hijab yang dirancang sedemikian rupa untuk bisa diaplikasi dengan berbagai tema acara dan juga kondisi aktivitas para wanita. Maka itulah, aktivitas apa pun bisa dilakukan oleh para wanita meski dengan hijabnya, termasuk jalan-jalan mulai dari keliling kota, naik gunung, bahkan pantai yang identik dengan pakaian bikini bagi wanita.

Buat kalian para wanita berhijab dan suka traveling, jangan bingung. Kalian tetap bisa menggunakan hijab kalian dengan nyaman saat jalan-jalan. Berikut beberapa tips yang bisa diaplikasikan untuk para traveller yang berhijab:


1. Pilih bahan hijab yang sesuai.
Memilih bahan hijab yang sesuai dengan cuaca dan suhu di tempat tujuan ini penting. Bahan akan sangat memengaruhi nyaman atau tidaknya si pengguna hijab. Kalau misalnya mau pergi ke pantai atau kota yang panas, kamu sebaiknya pilih hijab dengan bahan yang adem seperti bahan kaos. Atau bisa juga hijab yang berbentuk pashmina yang kini disebut dengan pashmina rawis. Bahan rawis itu sangat adem dan cocok untuk berbagai kesempatan sih. Selain itu, jilbab rawis memang terlihat lecek-lecek gitu tapi memang begitu bahannya. Jilbab rawis nggak perlu distrika sehingga para hijabers nggak perlu khawatir dan ribet sama kerudung yang berantakan akibat packing dan lain sebagainya. Jika ingin pergi ke daerah gunung, bisa pakai pashmina yang lebih tebal. Saat ini sudah banyak pashmina bagus dengan aneka motif dan bahan yang nyaman.


2. Model yang simple
Ini juga perlu diperhatikan para muslimah atau wanita berhijab saat ini. Saya pribadi sih suka gerah sendiri kalau ngelihat jalan-jalan tapi model hijabnya ribet banget. Panas dan mudah berantakan karena tingginya aktivitas saat jalan-jalan. Jadi saran saya, pilih model atau gaya berhijab sesimple mungkin. Bukannya nggak bisa bergaya lho, karena saat ini sudah banyak gaya hijab yang simple. Kalau kamu bisa mengaplikasikan hijab simple tanpa banyak peniti atau jarum itu sih bagus, tapi kalau kamu tipe yang gampang berantakan pakai hijabnya, kamu bisa menggunakan peniti atau jarum itu. Tapi lebih baik nggak butuh banyak karena akan terlihat ribet.


3. Pilih warna yang bisa dipadu padankan
Warna juga penting karena bisa meringankan bawaan anda. Selain itu bisa berpengaruh pada adem nggaknya yang dirasakan. Untuk warna yang bisa dipadu padankan, anda bisa memilih warna-warna netral seperti hitam, cokelat, krem atau biru. Tapi bisa juga disesuaikan dengan baju yang mau dipakai. Nah, warna yang terang biasanya bagus digunakan saat pergi ke pantai atau kota-kota yang panas karena bisa menyerap keringat sehingga rasanya tidak gerah. Sebaliknya, warna gelap atau hitam malah akan membuat wanita berhijab merasa panas. 


4. Jaga kebersihan rambut
Saat traveling, kita juga harus tetap memperhatikan kebersihan rambut. Sebelum berangkat, sebaiknya memang keramas terlebih dahulu. Tetap melakukan rutinitasi itu selama traveling. Jika sudah keramas, keringkan rambut dulu baru mengenakan hijab. Rambut yang basah dan langsung ditutupi dengan hijab akan membuat rambut jadi lepek dan malah menimbulkan bau. Kamu bisa mengipas rambut secara manual jika tidak mau repot membawa hair dryer. 


5. Buka ikatan saat melepas hijab
Menggunakan hijab memang paling enak jika rambut kita diikat agar tidak gerah. Tapi yang perlu diperhatikan juga adalah untuk membuka ikatan tersebut saat kamu melepas hijab yang kamu kenakan. Misalnya ketika di hotel, biarkan rambut tetap terurai aga bisa bernafas. Sisir dengan rapi dan lepaskan saat ingin tidur.

Sumber

Tags:



Siapa bilang traveling sendiri itu ga seru? Ada yang bilang traveling sendiri itu bosenin, ga seru, mau ngobrol sama siapa, ga ada temennya ga afdol ah dan lain lain.

Setelah rutinitas panjang mencari uang untuk sesuap nasi dan sebongkah berlian *kemudian nyanyi*

Ga ada salahnya lo traveling sendiri. Serius. Iya, sendiri. Bakal ada banyak banget pengalaman hidup yang ga akan pernah lo lupain.

Ada 7 Alasan Kenapa Kamu Musti Coba Traveling Sendirian.

1. Enjoy! Jadi diri sendiri gitu
Kenapa? Yes, secara ga sadar lo akan mengekspresikan diri lo secara bebas saat traveling sendirian. Iya. Bisa di bilang lo akan mengeluarkan emosi-emosi lo saat traveling. Dan saat itu juga lo merasa enjoy. Aseeek kaya di pantai. hehe

2. Shock terapi diri lo sendiri
Dengan lo traveling sendiri, lo bakal shock! Bukan shock yang kaya di film-film yaa. plis itu lebay. hahaha 
Tapi shock karena lo berhasil keluar zona nyaman lo sendiri. Secara dari sananya (dari mana coba nih bahasa) maksudnya secara alamiah lo akan menemukan petualangan baru dan tantangan baru. Ini ngelatih mental lo juga men. Asoy

3. Jadi mandiri
Lepas dari kebiasaan lo yang gitu-gitu aja ketika traveling sendiri lo di tuntut untuk mandiri. Ini alamiah kok. Dulu sebenernya takut untuk mandiri. Karena termasuk orang yang males dan manja. Eh tapi siapa sangka, pas pertama kali traveling dengan alamiah simsalabim abrakadabra gue ngerti dan mau jadi lebih mandiri. Ya mungkin karena faktor keadaan dan lingkungan, Malu juga bro kalo keliatan manjanya hahaha

4. Sabar dan pengertian
Lo akan belajar sabar dan pengertian. Mungkin karena efek jangka panjangnya ya. Tapi serius, lo jadi kaya lebih peka gitu. Lebih sabar dan pengertian. Ujung-ujungnya lo malah jadi humble.

Dan yang paling penting, lo tau siapa diri lo sebenernya. Karena ketika lo mulai paham tentang diri lo, lo akan paham tentang orang lain. *puitis*

5. Punya prinsip men
Ini yang penting men. Lo punya prinsip hidup. Selama lo traveling sendirian, mental lo di uji dan itu seru banget. Dengan gitu lo akan belajar untuk punya pendirian yang teguh dan punya tujuan. Makanya cari pacar anak gunung atau traveler aja *promosi dikit* cailaaaaaaaah

6. Tambah bijak
Asiiik. Iya men, soalnya lo akan sadar kalo di dunia ini orang ga itu-itu aja atau yang di kantor atau kampus aja. Banyak orang yang lebih tulus dan lo belajar tentang kebudayaan orang lain. Dan lo mulai bersyukur sama kehidupan yang lo punya. Karena ketika lo traveling lo bakal liat orang yang jauh masalahnya di banding elo men. Demi deh serius, serius udah bubar.

7. Hidup hemat dan tau uang itu apa
Sedikit mendramatisir hahaha kalo biasanya lo suka hambur-hamburin uang ke mall, minum, clubbing dan hal yang menurut gue kurang porduktif itu tuh. Setelah traveling lo bakal mikir dua kali deh itu uang yang lo dapet mau di kemanain. Yang biasa nya gue hura-hura. Sekarang banyak nahan diri, intensitasnya ga se sering dulu yang hampir tiap minggu.




Gue malah sekarang lebih mikir uangnya di tabung buat traveling. Kenapa? Soalnya gue merasa pelajaran yang di dapet jauh lebih banyak ketimbang cuman hura-hura. Dan gue rela nabung buat traveling.

Sumber

Tags: ,
Keamanan adalah pertimbangan utama saat traveling. Beberapa negara juga selalu mengingatkan warganya dengan travel warning ke negara-negara yang dianggap berbahaya. Seiring dengan berjalannya waktu, negara-negara yang dulu dicap sebagai tujuan traveling yang berbahaya kini telah aman untuk menyambut traveler dari seluruh dunia. Mana sajakah negara tersebut?

Konflik internal, perang saudara, dan menumpuknya kartel narkoba adalah beberapa penyebab negara tersebut sangat berbahaya untuk dijadikan tujuan traveling. Keselamatan turis yang berwisata ke negara bermasalah bisa saja terancam. Berkat keseriusannya dalam berbenah, negara-negara berikut telah berhasil merubah image negatif negaranya menjadi negara yang ramah dan aman bagi turis. Inilah 6 negara yang dulu bermasalah kini aman untuk dikunjungi.

1. Sri Lanka

Selama berpuluh-puluh tahun Sri Lanka masuk dalam daftar black list, negara yang berbahaya untuk dikunjungi. Tepatnya di era 80-90-an dan tahun 2000-an negara ini menderita permasalahan internal yang pelik berupa perang saudara.



Tentu traveler masih ingat bagaimana separatis Macan Tamil tidak henti-hentinya meneror warga dan membuat stabilitas nasional Sri Lanka sempat goyah. Tapi sejak tahun 2009 atau pasca ditumbangkannya separatis Macan Tamil, negara ini berangsur-angsur menjadi tujuan wisata yang menarik. Wisata di negara tersebut berkembang cukup pesat, pantai-pantai yang masih alami menjadi andalan utama untuk menarik wisatawan.

2. Bolivia

Selamat tinggal masa lalu yang kelam, mungkin slogan ini cocok untuk disematkan pada Bolivia, sebuah negara yang ada di Amerika Selatan. Semua orang setuju jika dulu Bolivia adalah salah satu negara yang memiliki angka kriminalitas tertinggi di dunia.



Baru-baru ini pemerintah Bolivia mengalami peningkatan ekonomi yang salah satunya berasal dari sektor pariwisata. Banyaknya traveler yang berkunjung ke Bolivia bukan semata-mata karena negara tersebut memiliki kekayaan alam yang berlimpah dan indah namun juga didukung mulai membaiknya keamanan di dalam negerinya. Penegakan hukum mulai berhasil diterapkan dan pembangunan infrastruktur juga mulai digalakkan.

Bolivia kini menjadi tujuan traveling yang murah dengan suguhan alam yang wah. Bertualang ke puncak Andes adalah salah satu atraksi wisata andalan Bolivia selain hutan penuh aneka burung menjadi alternatif keren lainnya. Kini terdapat penerbangan setiap hari yang melayani rute ke negara tersebut via Miami.

3. Rwanda

Rwanda adalah negara yang keren untuk bersafari melihat gorila gunung yang perkasa. Namun sayang negara ini penuh dengan konflik internal berupa perang saudara dan genosida berkepanjangan. Hasilnya tak banyak traveler yang berani masuk ke kawasan negara di Afrika Timur itu.

Namun itu semua adalah cerita lama yang menghantui traveler dua dekade silam. Saat ini Rwanda telah berganti wajah menjadi negara yang memiliki keamanan yang relatif stabil. Namun bersolo traveling di negara ini masih perlu berfikir dua kali. cara terbaik menjelajahi negara ini adalah dengan bergabung bersama agen tur safari yang akan dipandu dengan pemandu berbakat untuk menyaksikan gorila gunung di lingkungan liarnya.

4. Kolombia

Meriahnya kehidupan malam di Kolombia yang berisi dengan puluhan plaza terbuka dan jajaran bangunan yang berwarna-warni mempu menghipnotis setiap traveler yang berlibur ke sana. Belum lagi ditambah Cartagena yang pada awal tahun lalu dinobatkan majalah New York Time sebagai salah satu tempat yang wajib dikunjungi di tahun 2015.



Keadaan Kolombia yang traveler nikmati sekarang ini jauh berbeda dengan beberapa dekade lalu. Negara ini sempat berada dalam masa kelam di mana gank-gank kekerasan serta kartel narkoba menjamur di hampir seluruh wilayahnya bak penyakit kanker yang menggerogoti organ tubuh manusia. Kini Kolombia mulai berlali mensejajarkan diri dengan negara-negara lain khususnya dalam hal pariwisata.

5. Georgia

Dahulu Georgia merupakan salah satu wilayah Uni Soviet dan sangat erat kaitannya dengan Stalin. Ya, sang pemimpin Uni Soviet yang kejam dan terkenal sebagai diktator yang juga memiliki julukan “Manusia Baja” ini lahir di Georgia maka pantaslah jika kekejaman Stalin selalu membayangi Georgia.

Namun lihatah Georgia yang sekarang. Tak hanya aman dan modern, Georgia sekarang juga menjadi rumah bagi beberapa kebun anggur paling berkelas di daratan Eropa Timur. Beberapa bangunan tua seperti istana, biara dan kastil-kastil kuno juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke sana.

6. Kuba

Beberapa waktu lalu dalam kurun waktu yang lama pemerintah Amerika Serikat sempat mengeluarkan travel warning ke Kuba buat seluruh warganya. Bahkan jika ada yang melanggar maka pemerintah tidak segan untuk menghukumnya. Alasannya berkaitan dengan masalah keamanan di Kuba yang begitu buruk.

Ya, Kuba adalah mantan negara komunis yang berbahaya. Namun lokasinya yang berada di kepulauan Karibia membuat negara ini memiliki pantai tropis yang eksotis sehingga ada saja wisatawan yang melanggar travel warning dari negaranya untuk tetap berkunjung ke Kuba.

Sekarang satu per satu negara lain mencabut travel warning ke Kuba termasuk Amerika. Hasilnya bisa dilihat jumlah kunjungan ke objek wisata di negara ini meningkat drastis. Kuba adalah surga bagi penikmat seni, dan penikmat pantai cerutu dan tentu saja rum.

Negara-negara yang memiliki masa kelam saja mampu bangkit dengan cepat dan menjadi tujuan wisata yang paling banyak diburu traveler dunia. Bagaimana dengan Indonesia yang notabene memiliki stabilitas nasional yang stabil? Harusnya kita bisa lebih maju dibanding negara-negara tersebut. Bukan begitu gan sis?

Sumber


Tags:
Ini 4 Lokasi Liburan Romantis di Selandia Baru
Februari merupakan bulan yang dipenuhi oleh cinta dan kasih sayang serta dapat dijadikan momen sempurna untuk merencanakan liburan romantis dengan orang terkasih.
Rencanakan perjalanan romantis atau bulan madu impian Anda di Selandia Baru untuk berbagi momen tak terlupakan bersama pasangan di salah satu tempat paling romantis di dunia yang menawarkan berbagai keindahan alam yang memesona.
Sebagai sebuah negara dengan ukuran sedang, Selandia Baru membuat Anda dan pasangan dapat menikmati berbagai pengalaman dan pemandangan seperti pegunungan Alpine yang megah, pantai-pantai jernih, danau-danau menawan, perkebunan anggur yang indah dan hal-hal lainnya dalam sekali perjalanan.
Kini, Anda dapat memilih untuk berlibur ke tempat yang jauh dari ingar-bingar keramaian, liburan yang santai atau yang penuh dengan petualangan.
Berdasarkan keterangan resmi Kedutaan Besar Selanida Baru di Jakarta, Kamis (12/2/2015), disebutkan, New Zealand akan menjadi tempat yang tepat bagi perjalanan romantis Anda untuk mewujudkan liburan yang 100% unik dan berkesan bagi tiap pasangan.
Simak 4 inspirasi aktivitas liburan romantis ala Negeri Kiwi untuk berbagai minat yang berbeda:
1. Selandia Baru Untuk Pecinta Alam – Canterbury 
Tenggelam dalam suasana romantis di Milky Way, Lake Tekapo dengan berkendara selama tiga jam ke arah Barat Daya Christchurch di Mackenzie Basin.
Berlokasi jauh dari ingar-bingar perkotaan, langit malam yang indah dan cerah akan memesona Anda, serta menawarkan kesempatan terbaik untuk melihat bintang jatuh. Lake Tekapo merupakan bagian dari UNESCO Dark Sky Reserve, yang menjadikannya sebagai lokasi yang sempurna untuk menikmati bintang-bintang di langit.
Kota kecil ini juga menghadap ke utara dan menyuguhkan pemandangan danau indah berwarna biru toska serta pegunungan Alpin selatan yang begitu megah.
2. Selandia Baru Untuk Penggila Adrenalin – Queenstown 
Selama 15 menit berkendara dari Queenstown menggunakan kendaraan 4WD, dilanjutkan berjalan kaki santai di antara semak belukar dan Anda akan tiba di Canyon Swing – sebuah tempat yang dibangun di atas tebing dengan landasan setinggi 109 meter di atas Sungai Shotover.
Setelah penjelasan keselamatan, Anda dan pasangan akan diajak menuju landasan, yang Anda berdua harus mengenakan perlengkapan keselamatan sebelum diikatkan pada sebuah tali ganda yang akan melayangkan Anda dari tebing ke tebing di atas sungai.
Anda dapat meloncat dengan gaya sesuka Anda. Saat ‘tinggal landas’ Anda akan terjun bebas 60 meter ke bawah mengarah ke tebing lainnya hingga tali Anda dengan perlahan mengayun sejauh 200 meter. Pastikan Anda mencoba Canyon Swing yang akan menjadi momen tak terlupakan di sepanjang hidup Anda.
Setelah memompa adrenalin Anda, waktunya menikmati salah satu burger paling terkenal di Queenstown di Ferburger. Burger berukuran besar berisi daging sapi terbaik New Zealand yang empuk dan juicy, dikombinasikan dengan saus spesial dan pasti akan memanjakan lidah Anda.
3. Selandia Baru Untuk Pencari Ketenangan – Franz Josef
Untuk pasangan yang ingin suasana berbeda pada saat berlibur, mereka dapat memanjakan diri mereka di kolam pribadi Glacier Hot dekat Franz Josef.
Anda dapat menikmati pemandangan hutan hujan alami selagi menikmati kehangatan kolam dari panas bumi alami dan melupakan sejenak seluruh kecemasan di luar. Kolam pribadi ini memiliki kamar ganti pribadi dilengkapi dengan handuk.
Air hangat dari panas bumi alami ini diberikan nama secara khusus oleh penduduk lokal Maori,Te Wai Whakahaumanu – Air yang Menghidupkan Kembali, Te Wai Whakawai – Air yang Membawa Kemudahan, and Te Wai Taurima – Air yang Merawat.
Setelah bersantai, jangan lupa melengkapi perawatan Anda melalui pijat tradisional oleh pemijat profesional dan terlatih untuk memulihkan tinana (tubuh), hinengaro (jiwa), dan wairua(semangat) Anda.
4.Selandia Baru Untuk Pencinta Budaya – Rotorua 
Nikmati perjalanan dengan cruise nan-romantis menuju Pulau Mokoia di Lake Rotorua. Anda akan merasakan sisi asli budaya Maori saat menyimak kisah cinta Hinemoa dan Tutanekai dan larut di dalamnya.
Selama 2 jam 30 menit, tur ini akan dimulai di Rotorua Lakefront dan Anda dapat menikmati kemewahan yacht sambil mempelajari hewan dan tumbuhan khas Selandia Baru bersama para pemandu wisata.
Bersiaplah untuk terpesona dengan pengetahuan suku Maori tentang lingkungan sekitar sebelum memasukkan kaki Anda dan menikmati kesegaran di kolam hangat Hinemoa sambil menyimak kisak Romeo & Juliet ala Maori, The Forbidden Love Story.
Tutup hari Anda dengan bersantap di Stratosfare Restaurant & Bar yang berlokasi Skyline Rotorua. Anda harus menaiki sebuah gondola yang akan membawa Anda menaiki bukit menuju restoran.
Dipasok setiap hari untuk memastikan kesegaran kerang yang dapat Anda santap, dengan berbagai macam hidangan panggang dan bakar yang dapat Anda pilih, serta salad segar dan crepes yang dimasak langsung saat Anda memesan, restoran ini akan menjadi pilihan terbaik di Rotorua dengan pemandangan dari atas bukit yang akan membuat Anda ingin selalu datang lagi dan lagi.